google translate

Rabu, 22 Juni 2011

Masalah Pengangguran di Indonesia pada Th 2011

Masalah penganguran dan kemiskinan menjadi salah satu masalah yang terbesar di Indonesia. Sampai saat ini Pemerintah belum bisa mengatasinya. Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi ( Kemenkertans ) hanya mampu menurunkan 1,5 % dari total pengangguran per tahun.
Memasuki Th.2011 pengangguran terbuka sekarang ada pada angka 9,25 juta. Program barupun disusun kemenkertrans, yakni komunikasi dengan Kementrian Komunikasi dan Informatika ( kemenkominfo ) dalam menyebar Informasi lowongan kerja. Berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemerintah untuk mengatasi masalah pengangguran dan kemiskinan.
Permasalahan baru yang dihadapi Kemenakertrans, tenaga kerja di Indonesia memiliki tingkat pendidikan yang 50 % lebih hanya lulusan Sekolah Dasar ( SD ). Selain itu jenis kelulusan calon tenaga kerja tidak sesuai dengan peluang yang tersedia.
Muhaimin mengatakan, pihaknya kini menggandeng Jaringan Sosial Masyarakat melalui Lembaga Pendidikan dan Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM ). Mulai 2011, Informasi kerja akan disebar secara lebih luas dengan memanfaatkan Televisi dan lembaga Pendidikan. Ada Tiga kelompok penyebaran Informasi Tenaga Kerja setempat.
Penelitian terbaru menyabutkan, bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tinggi tidak terkait langsung dengan pengangguran dan kemiskinan. Hal itu terlihat di Indonesia, dimana pertumbuhan Ekonomi tinggi kurang berkorolasi dengan penurunan angka pengangguran dan kemiskinan.
Penelitian Pusat Penelitian Ekonomi ( P3E ) LIPI, Wijaya Adi mengatakan, pemeritah lazim memakai dana pegangguran terbuka untuk mengukur relasi pertumbuhan ekonomi dengan penyerapan tenaga kerja. Padahal data tersebut tidak mencerminkan tingkat Kesejahteraan riil masyarakat, karena faktanya pekerja berpenghasilan minim dan pekerja dengan jam kerja standar tidak dikategorikan pengangguran. Karena itu LIPI menggunakan istilah setengah pengangguran bagi mereka yang kerjanya kurang dari 35 jam seminggu untuk lebih menggambarkan kesejahteraan.
LIPI mencatat, tingkat warga yang termasuk dalam kategori setengah pengangguran terus mengalami peningkatan dalam lima tahun terakhir, dan 29,64 juta orang pada Th.2005 menjadi 32,8 Juta orang pada Th.2010. Diperkirakan pada Th.2011 jumlah warga dalam kategori setengah pengangguran diproyeksikan meningkat 34, 32 juta orang.
Kepala Badan Statistik ( BPS ) Rusman Heriawan mengatakan, hingga Februari 2011 jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 8,12 juta orang, jumlah ini menurun 470 ribu orang dibanding Februari 2010 yang sebanyak 8,59 juta orang.
Tingkat pengangguran terbuka pada Februari 2011 mencapai 6,8 % dari total angkatan kerja. Jumlah ini menurun dibanding Februari 2010 sebesar 7,41 % kata Rusman.
Jumlah angkatan kerja di Indonesia pada Februari 2011 mencapai 119,4 juta orang, bertambah sekitar 2,9 juta orang dibanding angkatan kerja Agustus 2010 sebesar 116,5 juta orang atau bertambah 3,4 juta orang dibanding Februari 2010 sebesar 116 juta orang.
Penduduk yang bekerja di Indonesia pada Februari 2011 mencapai 111,3 juta orang, bertambah sekitar 3,1 juta orang dibanding keadaan pada Agustus 2010 sebesar 108,2 juta orang atau bertambah 3,9 juta orang dibanding keadaan Februari 2010 sebesar 107,4 juta orang.
Setahun terakhir ( Feb 2010-Feb 2011) hampir semua sektor mengalami kenaikan jumlah pekerja, kecuali sektor Pertanian dan Sektor Transportasi, masing-masing mengalami penurunan jumlah pekerja sebesar 360 ribu orang ( 0,84 % ) 240 ribu orang ( 4,12 % ).
Sektor Pertanian, perdagangan, jasa kemasyarakatan dan sektor Industri secara berurutan menjadi penampung tenaga kerja pada Februari 2011.

1 komentar:

  1. wah artikelnya bagus nih sob, bermnfaat bgt, mksih yah ats infonya dan sukses! :)

    BalasHapus